Bocah Bali Cetak Rekor Dunia Mengingat Angka
Gianyar Dominic Brain, yang masih berusia 12 tahun asal Kuta, Kabupaten Badung,
Bali, berhasil mencatatkan namanya dalam buku rekor dunia "Guinness
World Records" setelah berhasil menunjukkan kemampuannya mengingat 76
deret angka hanya dalam 60 menit.
Anak dari Gidion Hindartho itu masuk dalam buku catatan rekor dunia
yang diterbitkan perusahaan bir hitam Guinness, setelah menunjukkan
kemampuannya pada acara pemecahan recor yang dilaksanakan di taman
satwa "Bali Zoo Park" di Gianyar, Bali, Sabtu.
Perwakilan Guinness World Records Asia, Alex Iskandar Liew, selain
memuji kemampuan yang ditunjukkan Dominic Brain, juga menilai hal itu
sebagai rekor unik, mengingat umur yang bersangkutan masih tergolong
anak-anak menuju remaja.
Meski begitu, recor dunia yang dipecahkan Dominic Brain diperkirakan
akan banyak mengundang munculnya penantang baru yang akan berusaha
mengungguli recor tersebut. "Keunikannya karena pemecah recor itu masih
sangat muda, 12 tahun. Usaha untuk mampu mengingat seratus angka
bukanlah hal yang gampang," ujar Alex Iskandar Liew
Menurutnya, kemampuan Dominic Brain sangat luar biasa, sebab dalam
waktu yang sangat singkat mampu mengingat sampai 76 deret angka.
Kemampuan seperti itu jarang dimiliki oleh anak-anak seusianya, dan
jika ada yang ingin menyamai atau bahkan mengungguli, memerlukan waktu
belajar yang cukup lama.
Sementara Gidion Hindartho mengatakan, meski anaknya mampu mencatatkan
rekor dunia, namun dirinya tidak terlalu memberikan target pada Brain,
kecuali hanya akan mengarahkan untuk mencapai cita-citannya.
Dia mengaku selama ini hanya melatih daya ingat Brain melalui suatu
metode latihan kemampuan daya ingat, yang sebenarnya dapat dilakukan
oleh semua orang.
"Ini merupakan pelatihan memori kekuatan otak atau biasa disebut `power
brain`. Semua orang sebenarnya bisa memaksimalkan daya ingat seperti
yang dilakukan Brain. Anak-anak usia kelas tiga atau kelas empat
sekolah dasar sebenarnya dapat dengan mudah mengingat seratus angka
jika dilatih dengan metode yang tepat," ujarnya.
Gidion menyatakan bangga karena Brain berkesempatan mengharumkan nama
Indonesia khususnya Bali ke dunia internasional. Hal ini diharapkan
semakin mengangkat citra Pulau Dewata di mata dunia internasional.
Sedagkan Dominic Brain mengaku hanya perlu waktu dua bulan untuk
berlatih mengingat deret angka dalam waktu cepat, walaupun dalam satu
hari hanya berlatih tiga kali.
Brain menyatakan akan terus berlatih mengingat deret angka, guna dapat
terus mencoba memperbaiki rekor yang dibuatnya, selain bersiap
menghadapi para penantang yang diperkirakan segera bermunculan.
"Saya akan terus berusaha memperbaiki rekor ini, dengan target
mengingat 104 deret angka. Saat latihan paling tinggi pernah mencapai
angkat tersebut. Awalnya memang susah, tetapi kalau dilakukan secara
tekun akan menjadi terbiasa," katanya.
Brain sebelumnya berhasil memecahkan rekor pada Museum Rekor Indonesia
(Muri), yaitu mengingat 52 kartu selama 100 detik dan mengingat 100
angka dalam waktu 12 menit.
Visitors :5341 Org
Hits : 19849 hits
Month : 254 Users
